images 66

BGN Diminta Segera Berbenah Usai Pergantian Pimpinan oleh Presiden Prabowo

Jakarta – Badan Gizi Nasional diminta segera melakukan pembenahan menyeluruh setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian kepemimpinan di tubuh lembaga tersebut pada Selasa (2/6/2026).

Perombakan itu mencakup pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua wakilnya, Lode Wyk Pusung dan Sony Sanjaya. Pemerintah menyebut keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi kinerja selama sekitar satu setengah tahun terakhir, serta masukan dari berbagai pihak, termasuk kementerian terkait dan masyarakat penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.

Sebagai pengganti, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN, didampingi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi meminta jajaran baru segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas lembaga, serta mempercepat pelaksanaan program agar lebih tepat sasaran, efisien, dan akuntabel.

“Pimpinan baru diharapkan segera berbenah, memperbaiki tata kelola, dan memastikan manfaat program dirasakan langsung oleh masyarakat tanpa mengganggu layanan yang sudah berjalan,” ujar Prasetyo di Istana Negara.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pergantian ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki kinerja BGN. Ia menekankan pentingnya fokus pada pemerataan akses gizi, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Kami mengapresiasi langkah pemerintah. Harapannya, pembenahan ini membuat kinerja BGN lebih optimal tanpa menghentikan pelayanan,” kata Dasco.

Pemerintah menargetkan reformasi ini dapat memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis serta meningkatkan kualitas gizi dan sumber daya manusia Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *